Selasa, 19 Mei 2015

Efek Positif Dan Negatif Kafein Yang Harus Kamu Tau

Efek Positif Dan Negatif Kafein Yang Harus Kamu Tau. Bahan utama dalam kopi adalah kafein.  Senyawa yang secara alami berasal dari lebih dari 60 sumber tanaman yang berbeda, termasuk biji kopi, daun teh, biji kakao dan biji kacang cola. Kafein bertindak sebagai stimulan dengan mengaktifkan sistem saraf pusat. Hal ini dapat memerangi kelelahan dan meningkatkan konsentrasi dan fokus.Efek stimulasi kafein dapat dimulai 15 menit setelah dikonsumsi dan efek kafein bisa tahan hingga 6 jam.

Selain kopi, kafein juga bisa didapatkan dengan mengkonsumsi  teh, minuman ringan seperti minuman energi  dan juga cokelat. Kafein juga ditemukan di beberapa resep dan non-resep obat, seperti obat pilek, alergi dan obat penghilang rasa sakit.

Tahun 2014 di Medical News Today melaporkan hasil studi yang menunjukkan bahwa mengkonsumsi tiga cangkir kopi sehari dapat mengurangi risiko kanker hati sebesar 50%, sedangkan penelitian lain menunjukkan bahwa minum empat cangkir sehari bisa mengurangi separuh risiko kanker mulut dan tenggorokan.

Tahun lalu, sebuah studi dari Harvard School of Public Health menyarankan bahwa minum antara dua dan empat cangkir kopi sehari dapat mengurangi risiko bunuh diri pada manusia dewasa, sementara itu penelitian yang lebih baru menemukan bahwa menelan 200 mg kafein setiap hari dapat meningkatkan memori jangka panjang .Studi lain juga menunjukkan bahwa asupan kafein dapat melindungi terhadap diabetes, Parkinson, penyakit jantung dan stroke.

Dengan begitu banyak penelitian yang mengklaim bahwa konsumsi kafein dapat bermanfaat bagi kesehatan kita, dan mengingat jumlah produk yang mengandung stimulan, maka tidak heran konsumsi kafein sangat luas.

Tapi tentu saja, akan ada konsekuensi negatif bila konsumsi kafein itu berlebihan. Mengkonsumsi lebih dari 500-600 mg kafein per hari dapat menyebabkan insomnia atau susah tidur, mengalami gelisah, mudah marah, sakit perut, detak jantung berdetak cepat dan bahkan tremor otot.

Medical News Today melaporkan hasil studi bahwa mengkonsumsi 300 mg kafein per hari selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi berat lahir rendah, sedangkan penelitian lain menunjukkan bahwa minum empat cangkir kopi sehari dapat meningkatkan risiko kematian dini .
Categories: